#bawahfooter { margin:0; padding:0; text-align:center;} #bawahfooter1 { margin:10px 0 10px 0; padding:0;}

Iklan

PERSPEKTIF E-MAGAZINE

Owner Klinik Kecantikan Kini Jadi Anggota Parlemen Tangsel

mahartinetworking
Minggu, 01 September 2019, September 01, 2019 WIB Last Updated 2019-09-01T16:17:26Z

BISNISKITA.CO.IN, TANGSEL - Shinta Wahyuni Chairuddin, Owner Klinik Kecantikan Kota Tangerang Selatan kini menyelami dunia baru setelah ia terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten pada Pemilu 2019.

Dokter kecantikan ini terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tangsel dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia pun akan komitmen dengan tugas barunya sebagai wakil rakyat. Sementara untuk kliniknya hanya ditutup sementara dan akan dibukan kembali.

Pada Pemilu 2014, Shinta sudah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Tangsel menggantikan salah satu anggota dewan yang wafat. Dan pada Pemilu 2019, Shinta diminta kembali maju dan akhirnya terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tangsel.

Wanita kelahiran 13 Januari 1976 ini mengatakan alasannya kenapa bersedia menjadi anggota parlemen. Menurut dia, dengan menjadi anggota dewan akan lebih banyak membantu banyak orang melalui suara di parlemen untuk bisa memengaruhi kebijakan pemerintah agar pro rakyat.


"Dengan menjadi dewan kan bisa berbuat lebih banyak dan luas karena mampu menjangkau secara luas dari berbagai level sosial masyarakat," kata Shinta. Istri Ajat Jatnika ini pernah memiliki klinik kecantikan di daerah Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan namun akhirnya ditutup sementara karena ia harus konsentrasi menjadi wakil rakyat.

"Tapi itu sementara kok, nanti juga akan kita buka lagi," kata Shinta. Ibu empat orang anak ini pun menunukan keseriusannya saat Pemilu 2014 dengan peroleharan suara kurang lebih 1.600 suara dan meningkat menjadi 4.221 suara dipemilu 2019 hingga akhirnya mengantarkan PKS mendapatkan dua kursi salah satunya adalah Shinta. "Alhamdulillah suara meningkat tiga kali lipta dibandingkan pada Pemilu 2014," kata Shinta.

Penulis : Karnoto

Sumber : Wawancara.
Komentar

Tampilkan

Terkini

EKONOMI DIGITAL

+